beritaheadline news

Festival Internasional Anseong, SMAN 1 Magetan Kirim 7 Siswa ke Korea Selatan

Setelah mendapatkan predikat the Best performance di GYS event di Phnompenh, Cambodia Februari 2017, SMA Negeri 1 Magetan kembali diundang untuk mengirimkan delegasinya dalam event Internasional yang diadakan oleh UNESCO (badan yang menangani masalah seni tradisional dan budaya) yaitu Anseong Namsadang Baodeogi Festival di Korea Selatan. Sekolah ini mengirimkan 7 perwakilan dan satu guru pendamping. Dalam event tersebut dibawah pengawasan lembaga Ined Integrated Services. Setiap tahunnya lembaga Unesco melakukan banyak hal terkait konservasi seni dan budaya lokal melalui berbagai festival, kompetisi,pameran kerajinan,dll. Akan tetapi, ini merupakan kali pertama sekolah kami diundang resmi oleh Unesco untuk menghadiri langsung event besarnya tahun 2017. Sebagai perwakilan resmi, Delegasi SMA Negeri 1 Magetan ,tidak hanya mengikuti festival budaya, namun siswa juga akan mengunjungi sekolah lokal, bertemu dengan siswa lokal,berinteraksi dan saling mengenalkan budaya masing masing dalam rangka kemitraan sekolah atau pertukaran pelajar dengan STHS- Seoul Technical High School dan diterima oleh Pejabat yang berwenang yang juga sebagai Wakil kepala sekolah, Mr. Hyunbin Im. Adapun delegasi dari sekolah kami, yaitu Nanda Putri, Ayu Indah, Farah Edwina, Kurniawati Fadillah, Natasya Eka, Anggun Senja,dan Firjatullah Apta. Merekalah siswa siswi yang tampil  dan mewakili sekolahnya di event besar dari Unesco di Korea Selatan. Tidak lupa juga, bapak E.A.Wahyudiono sebagai  guru pendamping yang juga mewakili Kepala sekolah SMA Negeri 1 Magetan ,Ibu Dra. Nurhandayani, M.Pd untuk melakukan penandatangan noyta kesepakatan yang tertuang dalam Memorandum of Understanding dalam melaksanakan program kerjasama dalam bidang kurikulum, teknologi, budaya dan bahasa

IMG-20170929-WA0284

Dibalik kebahagian yang kami dapat, adapun proses panjang dibalik itu yang membuat kami sulit untuk berangkat ke negeri gingseng tersebut,yaitu visa. Proses dalam pembuatan visa sangat menyulitkan kami karena dokumen-dokumen yang belum lengkap dan keterlambatan kami dalam menyerahkan dokumen tersebut. Akhirmya kami berangkat ke Korea Selatan dengan jadwal terlambat 1 hari pada tanggal 27 Oktober 2017 melalui Bandara Adi Sumarmo, Solo menuju Bandara Soekarno-Hatta dan dilanjutkan ke Kuala Lumpur untuk transit dan langsung menuju Incheon, Korea Selatan. Kami tiba pada tujuan pada tanggal 28 Oktober 2017. Setibanya rombongan kami disana, kami langsung menuju hotel untuk beristirahat sejenak,kami menginap di Jongno-Hotel dan pagi harinya kami harus mengunjungi STHS (Seoul Technical High School) . Di sana kami mempelajari sistem pendidikan dan berdiskusi mengenai program sekolah,adat adat negara(kebudayaan mereka) dan juga menampilkan beberapa pertunjukan seperti tari merak dan tari topeng dari Indonesia yang disaksikan oleh murid murid di STHS. Pada dasarnya kami sharing dan bertukar pendapat dengan siswa siswi di sekolah Internasional tersebut. Tidak hanya melakukan beberapa kegiatan tersebut, akan tetapi kami juga bertukar souvenir cantik khas Indonesia begitu pula dengan mereka, memberikan souvenir cantik khas Korea Selatan.

Seusainya kami berkunjung di STHS (Seoul Technical High School), kami melanjutkan perjalanan menuju Insa-dong market di sore hari untuk berbelanja oleh-oleh khas Korea,dan tidak hanya itu kami juga sekalian makan malam di Insa-dong, di salah satu rumah makan yang menyediakan makanan halal bagi muslim.

Dan adapun agenda-agenda lain kami selama berada di Korea Selatan, yaitu Mengikuti Festival Anseong di kota Anseong salah satu kota terpopuler di Korea Selatan dengan menggunakan kebaya dan baju batik. Pada tanggal 29 Oktober 2017  kami berkunjung dan menghadiri festival Anseong.

Tidak hanya itu kami diberikan pula kesempatan untuk menghadiri upacara rutin di Istana raja : Geongbokgung Palace dengan mengenakan Pakaian khas Korea yaitu Hanbok. Disana kami melihat secara langsung upacara pembukaan Cheusok Day. Tak hanya melihat langsung upacaranya tetapi kami bisa melihat dan mengelilingi area kerajaan yang begitu luas dan megah.

Tak lupa juga dengan kunjungan kami ke Universitas terbesar di Korea yaitu KAIST (Korean Advance Institute of Science and Technology). Disana kami bertemu dengan mahasiswa asal Indonesia yang tengah menempuh pendidikan S1/S2 nya di KAIST. Salah satu dari mereka belajar pada Nuclear Department and Quantum Engineering. Mereka mengenalkan KAIST kepada kami dan juga memberikan banyak informasi mengenai cara untuk menuju universitas besar tersebut. Kami juga diperkenalkan dengan bagian bagian gedung di KAIST seperti contohnya GOR (Gedung Olah raga KAIST) dan lab lab penelitian. Disana kami bisa bertanya dan mendapat informasi sebanyak banyaknya melalui Kak Wahyu, Kak Alvin, dan Kak Edwin. Meraka adalah mahasiswa mahasiwa terbaik asal Indonesia khususnya kak Wahyu siregar, asal Bandung, Indonesia.

IMG-20170930-WA0026

Agenda agenda lain dari progam kami masihlah banyak lagi, dan hal tersebut bersifat opsional bukanlah tujuan utama dari tim kita ataupun sekedar berkunjung ke tempat hiburan terkenal di Korea Selatan. Seperti  :

  1. SM Town (Salah satu Agency K-pop terkenal). Tidak banyak yang kami abadikan disana, jadi kami hanya sekedar cuci mata dan berkeliling disekitar SM Town.
  2. Nami Island, merupakan salah satu tempat rindang di korea dengan banyak pepohonan yang tengah berganti warna.
  3. Namsan Tower. Atau populernya disebut tempat gembok cinta. Tempat inilah yang biasa diinginkan banyak orang untuk menuliskan nama dan digembok di antara ribuan gembok yang tak bisa terbuka kembali. Konon katanya yang menggembokkan namanya dengan pasangannya maka hubungannya akan lebih langgeng / cinta sehidup semati. Tempat ini juga terdapat sebuah menara tinggi yang berada ditengah pagar gembok cinta. Disana kami dalam satu tim berpencar maka tidak ada foto dari tim kami ketika berada di N tower.
  4. Line Friend Store di Itaewon. Bagi para penggemar Line disinalah tempat yang cocok untuk shooping barang barang line, seperti kaos, hoodie,gantungan kunci, dll yang bertema Line.
  5. Samsung D’Light Gangnam Town. Tempat ini adalah perusahaan dan sekaligus museum samsung terbesar. Kami diberi kesempatan untuk melihat,memakai,dan juga mencoba semua produk samsung. Mulai dari Handphone,Televisi ,Laptop, dll yang semuanya serba canggih. Tempatnya di Gangnam, kota terkenal di Korea Selatan.

Tidak terasa sudah 7 hari kami berada di Korea, kamipun harus kembali ke tanah air. Dan mulai terbang menuju Indonesia pada tanggal 04 Oktober 2017, melalui bandara Incheon South Korea, dan terbang dari Incheon pukul 16.00 dan tiba di Kuala Lumpur (Just for Transit)pukul 22.00. Karena jadwal terbang kita menuju Indonesia masih 13 jam kemudian, maka kami harus bermalam di salah satu hotel. Tempat penginapan kami ketika di Kuala Lumpur adalah Mandarin Pasific Hotel. Kalian bisa membaca history mengenai hotel tersebut melalui Google. Dan semua ulasan dari pencarian di google tersebut sangatlah real, karena semua dari kami mengalami hal hal aneh tersebut. Keesokan harinya kami chek out dari hotel pukul 08.00 dan mampir sejenak di Menara Kembar (Petronas).

FB_IMG_1506672073204

Setelah dari menara kembar kamipun berkunjung ke Istana Negara Kuala Lumpur. Tempat yang begitu indah, akan tetapi sangat panas.

Setelah kunjungan kami selesai kami langsung menuju bandara Kuala Lumpur dan melanjutkan perjalanan menuju Indonesia (Soekarno Hatta Airport). Sesampainya rombongan kami di Jakarta kami langsung menuju Bandara Adi Soemarmo Solo. Dan sampailah kami di kota tercinta Magetan City..

Alhamdullilah semua program kami selama di Korea berjalan dengan baik sesuai rencana dan harapan, kami mendapatkan banyak sekali pengalaman dan juga teman baru dari sana. Kami semua berharap semoga dapat kembali lagi ke negeri gingseng tersebut. Meskipun Korea lebih menarik dari Indonesia, But You Can never Take Indonesia Out from Me.. See you again Korea ..

ministerndru
the authorministerndru
Think Big, Start Small, Act Now

Tinggalkan Balasan